Motivator Dijadikan Tersangka, Setelah Menempeleng Siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang

hendro, 18 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Malang-Seorang motivator yang  seharusnya bisa memberikan contoh yang baik dan motivasi kepada yang dimotivasinya malah melakukan tindakan kekerasan.Tindakan yang sangat tidak masuk akal dan keterlaluan ini dilakukannya kepada 10 orang siswa SMK Muhammadiyah 2 kota Malang pada Kamis 17/10/2019.

Video unggahan salah satu siswa SMK Muhammadiyah di medsos sempat viral dan membuat heboh di Malang.Menurut Kapolres Malang Kota Akbp Dony Alexander pada Jum'at 18/10/2019, motivator bernama Agus setiawan tersebut sudah diamankan oleh aparat di Surabaya saat akan melakukan perjalanan ke Makassar.

Setelah melakukan pengejaran, Satreskrim Polres Malang Kota dan Polda Jatim berhasil menangkap pelaku di bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 14.00 wib."Pelaku terancam UU no.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,"papar Kapolres.Agus Setiawan memang datang ke Malang untuk menjadi motivator dalam seminar rutin yang diadakan pihak sekolah.Dalam seminar ini diikuti siswa mulai kelas X-XII sebanyak 125 siswa.

Menurut saksi siswa yang hadir saat itu masalahnya sebenarnya sepele saat operator salah menulis kalimat  Go Blog di layar slide dan sontak beberapa siswa tertawa.Agus bertanya siapa yang tertawa,  namun tidak ada yang mengaku.Karena tersinggung pria motivator asal Jakarta dari PT.Piranha Mas ini menyuruh 10 orang siswa yang duduk di deretan paling depan untuk berdiri dan masing-masing anak ditempeleng sedemikian kerasnya dan disuruh duduk kembali.

Beberapa orangtua murid korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian dan hari ini Jum'at 18/10 Agus Setiawan ditangkap di Surabaya saat akan kabur ke Makassar.

Menurut Kapolres Malang Kota saat ini Agus sudah dimintai keterangan dan ditetapkan sebagai tersangka serta diamankan di Polres Malang Kota.Agus sendiri sempat meminta maaf lewat akun facebook miliknya dan menyatakan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Malang.Akan tetapi sepertinya permohonan maaf saja tidak cukup, karena kasus hukumnya tetap berlanjut.(Hendro B.L)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu